Membuat Efek Emboss dengan Drop Shadow di CorelDRAW

Sekali lagi Request dari saudara Orlando Junior, memang kalau tidak ada pertanyaan blog tidak update, karena lebih asik posting berdasarkan kasus yang dialami teman-teman pada Komunitas CorelDRAW, o.. ia begini pertanyaannya;
Permisi master master, biar jadi kayak gini pake efek apa yah? ane pake efek plastic kok malah nonjol bukan tenggelam hehehe...
 Gambarnya seperti ini;


Jawab: Sekali lagi aku tekankan, di CorelDRAW kita harus pandai-pandai ngetrik, atau bahasa umumnya ngakali, karena tidak semua perintah yang ada sesuai dengan yang kita harapkan;

Ok.. hasil akhir dari gambar yang kita buat akan seperti ini, hampir sama kan...?!


Adapun cara ngetrik atau ngakali untuk membuat desain gambar seperti itu adalah sebagai berikut langkahnya;
1. Buat background kotak dengan Rectangle tool di Toolbox, beri warna abu-abu, kemudian klik Interactive Fill tool di Toolbox arahkan pada bagian objek dan draging pada sisi objek yang lain untuk membuat gradasi warna dari gelap ke terang;


2. Import texture wood atau kayu, sampeyan bisa minta di mbah google, kalau sampeyan lebih kreatif bisa membuat sendiri dengan CorelDRAW, tapi memerlukan waktu tambahan, ok... selanjutnya buat objek ellipse dengan Ellipse tool juga letaknya di Toolbox, selanjutnya seleksi dengan objek bitmap texture kayu tersebut dan pada Property Bar klik tombol Intersect, setelah itu buang kedua objek aslinya;


3. Yang tersisa hanya objek baru hasil dari perintah Intersect tadi, seperti dibawah ini dan tekan Ctrl+D di keyboard untuk menggandakan objek sehingga jumlah objek texture kayu menjadi 2 buah, selanjutnya buat objek kurva apasaja, suatu misal kita tracing contoh gambar dari pertanyaan diatas, dan Trim dengan salah satu objek texture kayu, caranya (perhatikan dengan seksama cara nge-trim) klik atau seleksi objek kurva hasil tracing tadi, objek yang pertama di klik berfungsi sebagai alat pemotong, kemudian tekan tombol Shift... jangan dilepas tombolnya dan klik objek texture kayu, objek kayu ini adalah objek yang akan dipotong, selanjutnya klik mouse pada tombol Trim di Property Bar;


4. Setelah di trim tadi hasilnya seperti gambar dibawah ini, untuk membedakan kedua objek texture kayu tersebut lakukan perintah Adjust > Gamma... geser slider ke kiri untuk menciptakan warna agak gelap pada objek;


5. Langkah selanjutnya seleksi pada objek texture kayu yang atas, klik Drop Shadow di Toolbox, arahkan mouse pada objek dan geser (drag) ke sisi yang lain, kemudian pada property Bar > Preset list > pilih Flat Bottom Left


6. Hasilnya tampak seperti gambar dibawah ini, sudah lumayan tampak 3d;


7. Untuk membuat texture kayu agar terkesan kalem kurangi contrast dan Intensity cahaya dengan mengatur pada menu Effects > Adjust > Brigness/Contrast/Intersity;


8. Buat juga bayangan (shadow) dengan arah cahaya dari atas kebawah dengan Drop Shadow di Toolbox;


9. Nah sudah selesai gambar kita... hehehe, lumayan kan...?!


10. Agar supaya terkesan lebih afdol dan tampak realistis objek texture kayu yang posisi atas beri efek Plastic sedikit saja;


Dan hasil akhir seperti tampak pada gambar dibawah ini, hehehe.. agak lumayan rumit sedikit, sebenarnya cukup dengan perintah emboss sudah jadi, tapi efek 3D tidak semaksimal kayak gambar dibawah ini;


Demikian, monggo yang berkenan silahkan mencoba trik diatas......
readmore »»  

Menampilkan Ukuran Objek Sesungguhnya di CorelDRAW

Kadang masih ada diantara Mas Bro sekalian hanya untuk mengetahui ukuran sebenarnya desain yang kita buat melakukan print out dulu, sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi karena pada CorelDRAW ada trik untuk mengetahui tampilan object sesungguhnya pada layar Monitor..


Sebenarnya triknya sederhana, seperti dibawah ini;

Pastikan setting resolusi pada Monitor komputer sampeyan sudah proporsional atau atur dulu, klik kanan pada Desktop --> pilih Properties


Pada kotak dialog Display Properties --> klik pada tab Setting --> atur pada Screen Resolution, cari dan pastikan sampai tampilan Monitor proporsional (tidak gepeng);


Pastikan ada tanda rumput pada Zoom Relative to 1:1, untuk memastikan bahwa tampilan monitor Mas Bro sudah proporsional cek pada Calibrate Rulers...


Kalau Resolution; Horizontal dan Vertikal ukurannya sama dalam pixels per inch berarti sudah proporsional;



Untuk memastikan sekarang coba sampeyan buat object kotak, ganti dulu dengan ukuran cm (yang umum kita pakai) buat kotak ukuran 6cm X 6cm (hanya contoh), trus pada Tool Bar (Standard) pada Zoom Levels ketik atau pilih 100%, trus coba object kotak pada layar monitor sampeyan ukur pada Horizontal dan Vertikal dengan penggaris kalau ukurannya sudah sama dengan kenyataan yaitu 6cm berarti pas, 


Untuk mempercepat tampilan sampeyan juga bisa pasang Zoom Actual Size (1:1) karena pada CorelDRAW versi yang terbaru sudah tidak ditampilkan, langkahnya pada Menu Bar --> klik Tools --> Options, pada kotak dialog Options - Workspace --> Costomization --> pilih Commons --> All (Show All Items) --> cari Zoom 1:1 kemudian drag ke samping kotak Zoom Levels, sehingga sampeyan untuk menampilkan ukuran sesungguhnya tinggal klik pada ikon 1:1


Dan jangan lupa pada Menu Bar --> Tools --> klik pada Save Settings As Default untuk menyimpan perubahan;


Sekian, coba trik ini pasti sampeyan akan mendapatkan kemudahan dalam menggambar dengan CorelDRAW. (hehe.. agak sulit juga ya...)
readmore »»  

Cara Praktis Membuat Blog Sukses

Itu pasti yang ingin Mas Bro sekalian tanyakan. Tentunya blog kita harus menarik banyak pengunjung dan membuat mereka betah untuk berkali-kali datang ke blog kita. Hal-hal yang perlu kita perhatikan agar blog kita sukses diantaranya;



Tetapkan URL yang konsisten.
Dalam membuat blog, URL kita harus konsisten. Maksudnya, alamat Web/Blog kita jangan diganti-ganti. Sekali saja kita mengganti URL blog, berarti kita harus kerja keras mempopulerkannya kembali. Blog yang sudah mulai akrab dengan search engine, akan hilang begitu saja. Begitupun koneksi yang telah kita bangun selama ini. Karena itu URL sangat penting. Dalam menentukan URL, sebaiknya pilih nama yang mudah diingat.

Pilih topik yang tepat.
Bekerja di bidang yang dicintai membuat kita lebih mudah sukses. Saat membuat blog, hal ini pun harus menjadi bahan pertimbangan. Jangan memaksakan diri di bidang lain kalau kita suka Desain Grafis misalnya. Bekerja di bidang yang kita sukai pasti membuat kita lebih semangat.

Tampilkan content berkualitas.
Aku jamin, tak ada yang bakal menolak barang berkualitas yang gratis, begitupun dengan blog kita. Jaga kualitas content blog kita. Dengan begitu, pengunjung akan kesengsem dan mudah kembali ke blog kita.

Promosikan blog kita.
Undang pengunjung sebanyak mungkin untuk datang ke blog kita. Misal, dengan aktif menulis di milis. Bisa juga dengan aktif berkomentar di blog yang ramai pengunjungnya. Bisa pula dengan memanfaatkan social network seperti Facebook, dan banyak cara lainnya. Yang penting, kita jangan pernah berhenti mempromosikannya. Memang mungkin menghabiskan banyak waktu. Tapi hasil yang kita capai pasti sepadan dengan usaha kita.

Tingkatkan keterampilan teknis.
Setelah memiliki blog, jangan lupa untuk meningkatkan keterampilan kita mengelola blog. Banyak hal yang bisa dipelajari seperti mengenai SEO, HTML, dan lainnya. Dan mungkin tak akan pernah ada habisnya. Tapi yang penting, setelah kita pelajari, langsung praktekkan. Biar pengetahuan kita jadi melekat dan bermanfaat. Dengan semakin menguasai hal teknis, blog kita pasti akan tampil unik dan jauh lebih menarik.

Lakukan riset dan evaluasi.
Jangan bosan untuk meningkatkan kualitas blog kita. Karena itu, lihat blog ‘rekan lain’ dan bandingkan dengan blog kita. Serap hal-hal yang menurut kita baik untuk diterapkan pada blog kita. Dengan selalu melakukan riset dan evaluasi, blog kita pasti akan lebih baik dari hari ke hari.

Jangan surut langkah.
Sekali kita memutuskan ngeblog, jangan pernah mundur. Meski mungkin kita menemui kenyataan tak seindah harapan. Seperti meski kita sudah jungkir balik promosi, tapi pengunjungnya cuma segitu saja. Atau page rank blog kita masih ada di urutan terbelakang. Sekali lagi, jangan pernah surut langkah. Kesulitan itu sesuatu yang wajar. Dan kita harus belajar menyelesaikannya. Hadapi kesulitan kita, bukan dihindari!

Berani berkorban.
Orang Jawa bilang, jer besuki mawa bea. Ini pepatah lama yang tetap cocok sampai kapanpun. Untuk meraih kesuksesan kita harus berkorban lebih dulu. Jika kita telah memilih membuat blog, kelolalah dengan baik. Jangan sia-siakan. Fokuskan perhatian kita pada blog kita.

Cara di atas mungkin sudah sering kita temui. Tapi, jangan dulu berkomentar “basi”. Cobalah satu-persatu, niscaya nantinya kita akan terkejut melihat pengunjung blog kita jauh lebih ramai dari yang sampeyan kira. Kalau sudah begitu, mau pilih sumber penghasilan blog yang manapun, pasti akan lebih gampang mewujudkannya.

readmore »»  

Menyimpan Warna Gambar Bitmap Menjadi Palet Warna

Fitur baru pada CorelDRAW X5
Misalkan Mas Bro sekalian tertarik pada warna yang ada pada Object Bitmap, pada CorelDRAW X5 sampeyan bisa menyimpannya dalam bentuk Color Palette, adapun caranya sebagai berikut;

Misalkan gambar seperti dibawah ini dan Mas Bro tertarik untuk menyimpan warna gambar sebagai palet warna (Color Palette);

 Sumber Gambar; Wikipedia

Sampeyan bisa menyimpan warna dengan Mode RGB atau CMYK, untuk mengaturnya pada Menu Bar --> Bitmaps --> Mode --> pilih RGB (24-bit) atau CMYK(32-bit)

OK kita mulai, gambar dalam keadaan terseleksi (klik gambar) kemudian pada Menu Bar --> Window --> Color Palettes --> klik Add Color from Selection

 

Sehingga muncul kotak dialog Add Colors From Bitmap, pilih berapa yang warna yang akan sampeyan simpan, misalnya 100, maka yang tersimpan 100 warna dan klik OK;


Dan warna-warna tersebut otomatis tersimpan sementara pada Document Palette, untuk menyimpan secara permanen klik pada tanda segitiga di ujung Document Palette;  pilih Pallete --> Save As... dan simpan, terserah sampeyan mau disimpan dimana.


Sekian, semoga bermanfaat

readmore »»  

Menggambar Buah Mangga dengan B-Spline di CorelDRAW

Ada Teman yang Request, begini
"gan, bisa kasih tutor buat manga di corel nggk?"

Mungkin maksudnya tutorial menggambar buah mangga kale!!, ok.. sebenarnya sulit aku untuk membuat tutorialnya, karena menggambar mangga ini sifatnya umum sama halnya menggambar object2 yang lain, seperti menggambar anggur, pepaya, singkong atau mobil, motor dan sebagainya...

Begini saja, kita menggambar mangga dengan B-Spline, kenapa kok B-Spline?.. karena B-Spline sampai hari ini belum pernah aku posting pada blog ini.

B-Spline letaknya di Toolbox; merupakan fitur baru pada CorelDRAW X5 yang berfungsi sama dengan tool pembuat line/curva lainnya, tapi prosesnya fleksibel, sekali waktu bisa Mas Bro sekalian untuk mencobanya;

Ayo.. mari anak-anak kita sekarang menggambar mangga.. hehehe (kayak sekolah TK dulu)
Klik B-Spline di Toolbox kemudian klik mouse pada Area kerja CorelDRAW dan klik pada tempat lain;


Lakukan klik berulang-ulang sampai terbentuk object yang kita inginkan, object curva terbentuk secara luwes/fleksibel dan akan mengikuti arah mouse;


Tutup langkah B-Spline dengan mengarahkan mouse pada langkah awal kita mulai;


Sehingga akan terbentuk object yang kita kehendaki;


Buat lagi object tangkai dan daun juga dengan B-Spline di Toolbox;


Beri warna gradasi dengan menggunakan Interactive Fill tool di Toolbox agar terkesan seperti mangga yang baru dipetik dari pohonnya;


Begitu juga dengan object daun agar terkesan sedikit nyata meskipun ini gambar vector;


Buang outline pada buah mangga dan hasil akhir akan seperti gambar dibawah ini;


Kelihatannya segar ini, mangga manalagi.. hehehe... sampeyan mau?
Silahkan petik disini!! (format .cdr - 118 kb)

readmore »»  

Convert Gambar ke Bentuk Silhouette di CorelDRAW

Silhouette atau Silhuet adalah gambar bentuk menyeluruh secara blok, biasanya berwarna gelap. Sebagai contoh sampeyan bisa Download Darians Sexy Silhouettes, tapi dalam tutorial kali ini kita tidak terlalu baku harus seperti itu, contoh seperti gambar disamping ini juga termasuk silhuet, pada CorelDRAW untuk mengkonversi gambar menjadi silhuet caranya sangat sederhana, langkahnya sebagai berikut;



1. Misal kita punya gambar foto cewe' cantik seperti dibawah ini;


Untuk merubah menjadi silhuet, pada Menu Bar --> pilih Bitmaps --> Convert to Bitmap...


Setelah tampil kotak dialog isi Resolution: 150, Color mode: Black and White (1-bit), hilangkan centang pada Dithered dan klik OK;


Hasilnya seperti gambar dibawah ini;


Selanjutnya pada Property Bar klik Trace Bitmap --> pilih Quick trace;


Gambar akan berubah menjadi Vector trus edit bagian-bagian yang kurang sempurna menggunakan Shape tool di Toolbox, hasilnya seperti gambar dibawah ini.  Gambar dibawah ini masih jauh dari sempurna karena aku ngedit elek-elekan, kalau sampeyan membuat berdasarkan pesanan  ngeditnya ya harus teliti dan konsentrasi penuh sambil membayangkan rupiah dan rupiah pasti akan tercipta suatu desain silhuet yang bagus...


Sekian;
readmore »»  

Aliran Seni Lukis dan Pengertiannya

Naturalisme;
Yaitu suatu bentuk karya seni lukis (seni rupa) dimana seniman berusaha melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyata, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Supaya lukisan yang dibuat benar-benar mirip atau persis dengan nyata, maka susunan, perbandingan, perspektif, tekstur, pewarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin, setepat-tetepanya. Di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan setting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme.
Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.

Hiding in the Haycocks (1881)
Karya William Bliss Baker

Realisme;
Di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun. Pembahasan realisme dalam seni rupa bisa pula mengacu kepada gerakan kebudayaan yang bermula di Perancis pada pertengahan abad 19. Namun karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan di kota Lothal, yang sekarang lebih dikenal dengan nama India.

 'Harimau' Karya Basuki Abdullah

Ekspresionisme;
Yaitu aliran seni lukis yang mengutamakan kebebasan dalam bentuk dan warna untuk mencurahkan emosi atau perasaan, kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.

"Potret Diri" tahun 1961
Karya Affandi

Surealisme;
Dalam konteks seni rupa merupakan fasilitator reka bentuk dalam imajinasi, mimpi dan dunia khayal. Dengan bersandar pada wujud riil yang kerap muncul di alam nyata. Dan jika dilihat secara dalam dan prinsipil, rasanya ini merupakan bahasan dari sisi psikologis dan filosofis.
Ketika teknologi belum memadai untuk menciptakan ilusi dan skema yang ganjil dalam visual sebuah karya seni, faham surealisme telah menciptakan kepentingan tersendiri akan hal itu. Dengan realisme yang digabung dalam kombinasi alam mimpi, maka cerita tersendiri lahir dalam runtutan benda dan ikon yang tergambarkan dalam lukisan tersebut. Lihat bagaimana Salvador Dali, kerap mensimbolisasikan alam bawah sadar dengan sosok wanita, diri sendiri dan ikon-ikon simbolik dari benda sekitar yang tak terpikirkan, bahkan kerap memberikan sifat berlawanan dalam benda-benda masif tersebut. Semua memberikan arti yang sulit ditebak kecuali menanyakan langsung pada senimannya, dan dengan jawaban yang pastinya akan tidak mampu memuaskan ke semua pihak.

"Vestiges atavique après sa pluie"
Karya Salvador Dali


Kubisme;
Adalah sebuah gerakan modern seni rupa pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Picasso dan Braque. Prinsip-prinsip dasar yang umum pada kubisme yaitu menggambarkan bentuk objek dengan cara memotong, distorsi, overlap, penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusun dan aneka tampak. Gerakan ini dimulai pada media lukisan dan patung melalui pendekatannya masing-masing
Pada kubisme, bentuk-bentuk karyanya menggunakan bentuk-bentuk geometri (segitiga, segiempat, kerucut, kubus, lingkaran dan sebagainya) seniman kubisme sering menggunakan teknik kolase, misalnya menempelkan potongan kertas surat kabar, gambar-gambar poster dan lain-lain.
Kubisme sebagai pencetus gaya nonimitative muncul setelah Picasso dan Braque menggali sekaligus terpengaruh bentuk kesenian primitif, seperti patung suku bangsa Liberia, ukiran timbul (basrelief) bangsa Mesir, dan topeng-topeng suku Afrika. Juga pengaruh lukisan Paul Cezanne, terutama karya still life dan pemandangan, yang mengenalkan bentuk geometri baru dengan mematahkan perspektif zaman Renaisans. Ini membekas pada keduanya sehingga meneteskan aliran baru.

"Girl Before a Mirror"
 Karya Picasso

Fauvisme;
Adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut.
Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis, seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis, digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif. Sebagai hasilnya warna dan konsep ruang akan terasa bernuansa puitis. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan, tetapi mengikuti keinginan pribadi pelukis.
Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyak detail.

Le Fauvisme


Muralisme;
Adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya.
Berbeda dengan grafiti yang lebih menekankan hanya pada isi tulisan dan kebanyakan dibuat dengan cat semprot maka mural tidak demikian, mural lebih bebas dan dapat menggunakan media cat tembok atau cat kayu bahkan cat atau pewarna apapun juga seperti kapur tulis atau alat lain yang dapat menghasilkan gambar.
(Sumber; Wikipedia)

Mural Jataka dongeng dari Goa Ajanta,
pada masa 200 SM - 600 M 

Catatan;
Masih banyak lagi Aliran2 seni lukis kuno dan modern dan tidak mungkin aku posting semua;
readmore »»